Cara Membuat Artikel yang Menarik untuk Dibaca, Calon Penulis Masuk

Cara membuat artikel menarik

Hari ini saya tertarik untuk membahas masalah artikel yang menarik yaitu cara membuat artikel menarik yang enak dibaca.

Sebelum dilanjutkan, saya beritahu terlebih dahulu, di bawah tidak ada teknik SEO yang dibagikan dengan sengaja.

Jadi, konten ini khusus bagi Anda yang ingin belajar membuat artikel yang menarik.

Cara Membuat Artikel Menarik

Artikel itu apa?

Artikel adalah kalimat-kalimat yang disusun oleh seorang penulis dengan berbagai tujuan yang terkandung di dalamnya. Masing masing penulis berhak mengemukakan pandangannya terhadap suatu hal setiap kali menulis artikel.

Ada berbagai jenis artikel yang ada di dunia tulis menulis. Antara lain ialah artikel persuasi, artikel argumentasi, artikel eksposisi, artikel narasi, artikel fiksi, artikel ilmiah, artikel deskripsi, dan sebagainya.

Nah, setiap jenis artikel di atas perlu dibuat menarik agar pembacanya tidak bosan apalagi bingung ketika membacanya.

Apa saja ciri-ciri artikel yang menarik?

Ciri ciri artikel menarik antara lain:

  1. Judulnya menggoda
  2. Pembukaannya menggigit
  3. Isinya bagus dan tidak membosankan
  4. Penutupnya keren

Lantas bagaimana cara membuat artikel menarik itu?

Cara membuatnya sederhana. Anda hanya perlu bermain-main dengan kata-kata pada tiap poin ciri ciri di atas.

Saya akan menjabarkan langkah-langkah menulis artikel menarik ala Pedomane untuk semua jenis artikel.

0. Mencari Ide Cemerlang untuk Konten Terbaik

membuat artikel baru

Segala hal besar bermula dari sebuah ide.

Anda perlu tau terlebih dulu tentang cara menemukan ide cemerlang sebelum tau cara membuat artikel yang menarik.

Setiap ide yang muncul itu sangat berharga, jadi jangan sia-siakan ide itu terbang menjauh.

Catat ide-ide itu dalam sebuah kertas.

Banyak Blogger mengeluh ketika mereka tidak punya ide, mereka tanya sana-sini tapi tidak mendapatkan jawaban dan akhirnya mereka tidak membuat artikel baru di blognya.

Jika Anda sekarang sedang bingung harus menulis apa, Anda bisa membuka Google Trends sebagai langkah tercepat menemukan ide.

1. Berikan Judul dan Deskripsi yang Menarik

Penulisan artikel: Bikin judul yang menarik untuk dibaca

Taukah Anda, judul yang baik adalah judul yang memuat subjek, objek, dan predikat yang jelas?

Nah, masing masing hal ini sering diacuhkan oleh para Blogger karena dianggap tidak SEO Friendly (terlalu panjang).

Padahal dengan menggunakan format penulisan judul semacam ini mampu memperbesar rasio kunjungan artikel dari halaman hasil penelusuran (SERP) bagi semua jenis artikel (termasuk artikel ilmiah).

Cara membuat artikel serumit apapun tidak akan berguna jika penulis salah menentukan judul.

Contoh judul dengan prinsip semacam ini bisa dilihat di artikel dan tulisan yang diterbitkan oleh Hipwee, atau bisa juga meniru gaya menulis artikel situs ini.

3 Pekerjaan Ini Cocok Buat Kamu yang Doyan Keliling Dunia

Lalu selanjutnya permasalahan deskripsi penelusuran, isikan juga dengan kalimat yang menarik.

Karena biasanya, selain membaca judul, para pencari informasi juga akan membaca deskripsinya.

Kalau deskripsinya menarik dan meyakinkan, pasti pengunjung akan percaya bahwa tulisan yang disajikan juga menarik. Setelah itu pengunjung akan mengklik dan mengunjungi situsnya.

Untuk permalink, yang penting bisa dibaca.

Contohnya artikel ini, permalinknya adalah https://pedomane.com/artikel-menarik/

Note: Jika tujuan Anda adalah membuat artikel yang menarik, maka SEO jangan diutamakan; berikan hasil pemikiran Anda. Karena banyak hal soal SEO yang malah membuat artikel kurang menarik untuk dibaca. Utamakan, tulisan yang ada di dalam artikel itu enak dibaca karena ciri-ciri artikel menarik yang paling utama adalah itu.

Untuk poin ini saya memiliki referensi yang membantu Anda memahami lebih lanjut tentang judul, permalink, dan deskripsi penelusuran.

  1. Cara Membuat Judul Konten yang Menggunggah Selera
  2. Cara Menentukan Permalink di SERP yang Ramah
  3. Cara Menentukan Deskripsi Penelusuran yang Dapat Memperbesar Traffic

2. Berikan Gambar Thumbnail yang Menggoda

Penulisan artikel: Thumbnail paling menggoda

Saya rasa Anda paham tentang masalah ini karena semua jenis artikel di internet itu butuh gambar.

Memberikan gambar adalah salah satu cara menghias sebuah artikel.

Jangan sampai tulisan yang Anda terbitkan nantinya menjadi tidak menarik.

Karena selain menulis artikel, seorang Blogger juga harus bisa membuat pembaca tidak jenuh ketika membaca artikelnya.

Maka, Anda hanya perlu mencari gambar yang cocok dengan artikel yang Anda angkat.

Ada beberapa pesan dari saya mengenai hal ini:

  • Berikan gambar beresolusi tinggi
  • Berikan gambar yang tidak murahan atau yang telah dipakai banyak orang
  • Berikan gambar yang sesuai dengan artikel
  • Jangan membohongi pembaca
  • Usahakan pakai gambar yang diperoleh dari situs-situs gambar berkualitas
  • Mengenai ukuran,
    • Saya memilih ukuran medium sebagai thumbnail (gambar unggulan artikel) agar pembaca bisa langsung membaca artikel saya. Pembaca tidak perlu scroll halaman sebelum membaca kalimat pertama artikel saya.
    • Untuk setiap gambar penjelas, saya memilih extra large agar pembaca bisa dengan mudah memahami apa yang ada pada gambar. Jika blog Anda tentang fotografi usahakan memakai ukuran yang ini juga.

3. Buka dengan Kalimat yang Bagus

Penulisan artikel: Pembukaan yang bagus

Pembukaan yang bagus adalah pembukaan yang mampu membuat pembaca melanjutkan menggulir halaman menuju ke inti sebuah artikel dengan semangat.

Semenjak saya mengenal internet, hanya sedikit situs yang mampu membuat pembukaan artikel yang bagus dan membuat saya menggulir halaman.

…sisanya hanya menulis kalimat tidak penting alias basa-basi.

Karena cuma basa-basi yang tidak jelas ujungnya, saya jarang membaca pembukaan artikel blog-blog di internet.

Tulisan yang semacam ini membosankan menurut saya.

Padahal jika mereka mau berusaha sedikit saja membuat pembukaan yang menarik, bounce rate website akan turun dan kerennya hal ini berlaku bagi semua jenis artikel.

Lantas bagaimana cara membuka artikel yang bagus?

Sesuai dengan hasil pemikiran dan pengalaman saya, ada beberapa prinsip penulisan yang bisa Anda coba untuk membuka artikel, tapi Anda perlu belajar agar bahasanya pas.

Apa saja itu?

  • Pertanyaan yang membuat kepo
  • Pernyataan yang menggemparkan
  • Penjelasan singkat tentang inti artikel

Contoh penerapan poin ini bisa dilihat di artikel-artikel blog ini.

Ingat: Pembukaan jangan terlalu panjang. Pembuka artikel ini harus menarik. Buka dengan memperhatikan prinsip konten viral, thumbnail jangan terlalu besar sehingga pembaca langsung membaca kalimat pembukaan artikel. Hal ini dilakukan agar bounch rate-nya tidak tinggi.
Jangan menulis artikel yang hanya berisi keyword tidak jelas.

4. Ini Soal Inti Sebuah Artikel

Penulisan artikel: Berikan isi yang menarik untuk dibaca

Anda perlu tau, sekarang ini ada banyak orang yang butuh sesuatu selalu bertanya dulu ke Google.

Dan karena saya sudah tau bahwa yang membuat artikel-artikel jawaban mereka adalah para Blogger, saya menjadi tidak terlalu simpatik untuk bertanya ke Google.

Karena banyak artikel dari berbagai jenis artikel yang telah ada di halaman pertama membuat saya kecewa.

Memang Blogger itu sudah berusaha menulis artikel itu secara lengkap dan panjang. 2000 kata. Tapi isi artikel itu cuma berputar-putar mengejar keyword, tidak jelas, mengulang-ngulang kata tidak penting, dan sebagainya.

…alasannya karena mereka membuat artikel itu bukan dari pengalaman pribadi.

Apa itu konten atau artikel yang berkualitas? Bukan.

Tulisan yang berkualitas tidak akan berputar-putar terlalu jauh. Dia akan fokus pada poin tujuan masing masing, melebarpun paling cuma 1-2 cm saja.

(Salah satu alasan saya terjun ke dunia blogging adalah untuk mengubah gaya penyampaian artikel semacam ini.)

Sesuai janji saya di awal, ada beberapa saran dari saya tentang hal ini antara lain:

  • Berikan data dan fakta yang penting ketika menulis artikel seperti artikel ilmiah, surat kabar, dan tema-tema artikel lain yang membutuhkan data dan fakta.
  • Jangan buat artikel bertema sama dengan cara penulisan yang sama. Berikan hasil pemikiran sendiri yang diperoleh dari pengalaman pribadi. Karena dengan hasil pemikiran sendiri maka sudah pasti unik dan menarik. Dan akhirnya, yang diperoleh dari artikel itu adalah sebuah kata yaitu PUAS.
  • Artikel tidak harus panjang (pendek tidak masalah) yang penting sampai titik alias semua hal tersampaikan dengan baik dan terstruktur.
  • Jika membuat artikel tutorial gunakanlah kata “Saya” dan “Anda” atau sejenisnya agar lebih akrab.

5. Tutup dengan Sesuatu yang Berkesan

Penulisan artikel: Kalimat penutup yang bagus dan benar

Sama seperti pada poin pembukaan artikel di atas, banyak artikel di luar sana yang tidak ditutup dengan kesan yang WAH.

Itu lubangnya.

Ketika tidak bisa mencapai puncak di bagian akhir, Anda sia-sia membuat artikel itu.

Banyak blogger lupa menuliskan ini di konten ” cara membuat artikel berkualitas ” mereka.

(Hal ini tidak berlaku bagi situs berita atau surat kabar karena situs berita harus netral)

Sebenarnya, Anda sudah tau prinsip ini sesuai dengan poin ke-3. Tinggal dibalik saja.

Jika di awal memberi pertanyaan di akhir memberi jawaban, jika di awal memberi pernyataan di belakang berilah pertanyaan, jika di awal sudah ada penjelasan maka akhiri dengan pertanyaan seperti “Apakah sudah jelas?”

Bonus: Dengan format penulisan yang tepat, berikan Call-to-Action (CTA) dengan kalimat "TOLONG BAGIKAN ARTIKEL INI GAN!" atau "SHARE ARTIKEL INI YA SIST!" dan sebagainya agar makin banyak yang tertarik dengan artikel buatan Anda. :)

Jika ingin belajar membuat artikel ilmiah, lebih lengkapnya Anda bisa mendownload slide presentasi ini.

Ayo Mulai Buat!

Anda sudah tau bagaimana cara membuat artikel menarik untuk dibaca dan sekarang waktunya menerapkan tips-tips di atas ke dalam artikel Anda yang dimuat langsung di blog maupun di surat kabar.

Ada baiknya Anda menyebarkan teknik penulisan artikel di panduan ini agar Blogger Indonesia semakin cerdas dalam membuat artikel.

Dan sesuai dengan janji saya, saya tidak membagikan ilmu SEO secara sengaja di dalam artikel ini. Jadi jika Anda menemukan sesuatu yang berguna, selamat!

Selamat berjuang menyusun dan membuat artikel menarik milik Anda masing masing. 🙂

Tapi kalau ada sebuah pertanyaan, silakan ditanyakan. Saya akan menanggapinya.

…dan kalau ada pernyataan, saya akan berterima kasih atas tanggapan Anda itu.

Terima kasih.

24 komentar di “Cara Membuat Artikel yang Menarik untuk Dibaca, Calon Penulis Masuk

  1. RANI KANIA says:

    kalo maksimal gambar dalam satu artikel itu berapa buah mas ?
    jika kita menggunakan 5 gambar apa tidak terlalu banyak??
    mohon bantuannya

  2. pikiranku says:

    menulis artikel gampang-gampang susah, kalau aku sih lebih cenderung menulis artikel menggunakan diksi yang gaul, no text book

      • SiddiqRN says:

        Bagaimana kalau terlebih dahulu menghapus metadata gambar ? Apakah masih bermasalah, makasih mas. Salam kenal dari Tasikmalaya

        • Herbi says:

          Meta data itu yang mana ya? Saya tidak tau soal istilah ini.

          Tp kalau yg dimaksud itu alt title, meski dihapus pun bakalan ketahuan kalau itu adalah gambar yg sama. Ada kabar bahwa review adsense juga secara manual.

  3. agungdp says:

    dengan adanya artikel artikel seperti ini pasti bisa memotivasi banyak orang untuk menulis
    seperti saya yang mulai tertarik sedikit demi sedikit untuk belajar menulis meskipun harus lebih banyak belajar lagi dari yang sudah expert seperti pedomane.com dan yang lainnya

  4. aguns says:

    terima kasih penjelasan nya bermanfaat, bisa jadi bahan rujukan buat saya yang masih pemula dalam bloging

    • Herbi says:

      Kalau saya seringnya langsung di website karena jika pakai word, kita perlu editing lagi di dashboard pembuatan kontennya.
      Tapi kalau terpaksa, menulis di word bukan larangan.

  5. indra says:

    maaf mas mau bertanya, idealnya untuk artikel berapa kata? apa tergantung pada topik pembahasan untuk masalah jumlah kata?
    terimakasih.

    • Eldo A Pradana says:

      penulisan artikel ngga dibatasi dengan jumlah kata. Yang penting artikel dibuat untuk manusia (menambah ilmu, menghibur, atau sesuai tujuan artikel) jangan sampai menulis artikel untuk search engine doank. Penuh dengan keyword tapi kalau manusia yang baca malah ngga jelas apa yang dituliskan.

      Kadang ada yang nulis cuma 200 kata tapi kena banget, kadang ada yang nulis sampai 1.000 kata tapi ngawur.

      Kalau saya sih dalam nulis artikel lebih suka artikel yang panjang. Lebih dari 1.000 kata, karena penjelasan bisa lebih detil disampaikan.

    • Herbi says:

      Tidak ada batasan mas.
      Tergantung topik bahasan artikel itu.
      Kalau bisa pendek jangan dipanjang-panjangkan, kalau emang panjang jangan dipadat-padatkan.
      Yang penting sampai titik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *